• 5

    Sep

    Batik Allussan, Dari Desa ke Lobi Hotel Menggunakan Pewarna Alam

    Mengingat pentingnya upaya pelestarian lingkungan, kini banyak industri, baik yang berkala besar maupun skala industri kecil dan menengah (IKM) yang berusaha untuk mengubah kegiatan produksinya dengan menggunakan bahanbahan yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan limbah berbahaya. Batik Allussan Namun bagi Sri Lestari, pemilik industri batik Allussan, upaya pelestarian lingkungan sudah diterapkannya sejak dia mulai membuka industri batiknya di tahun 2005. Hal itu dilakukannya dengan hanya menggunakan pewarna alam dalam kegiatan pewarnaan dan pembuatan motif batiknya. Dalam hal pewarnaan, kami masih melakukannya secara primitif,” ujar Sri Lestari. Dari rumahnya yang berlokasi di Jodag RT.02 RW.11 Sumberadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, Sri dengan dibantu oleh penduduk sekitarnya
  • 30

    Apr

    Kerajinan Perak Al-Mukhlies dengan Desain Menarik

    Kota Yogyakarta sudah lama dikenal dengan kerajinan peraknya dengan pusatnya berada di kawasan Kotagede. Di daerah tersebut, tersebar berbagai workshop (bengkel) industri sekaligus galeri kerajinan perak. Salah satu dari sekian banyak industri kerajinan perak di daerah Kotagede yang banyak dikenal kalangan wisatawan asing dan lokal, adalah Al-Mukhlies. Kerajinan Perak Menurut pemiliknya, H. Muhibbin, Al-Mukhlies didirikan karena besarnya potensi industri kerajinan perak yang ada di wilayah Yogyakarta. Kami memutuskan untukmendirikan industri kerajinan perak ini karena kami melihat besarnya potensi kerajinan perak di wilayah ini jika benar-benar digarap dengan baik, paparnya. Sebagai langkah awal, dia membuka toko perak bernama Tik Silver. Dalam menjual produknya, Muhibbin menggunakan m
  • 5

    Mar

    Coklat Monggo Kelezatannya Tidak Kalah Dengan Coklat Impor

    Yogyakarta selama ini lebih dikenal sebagai daerah tujuan wisata dengan produkproduk kerajinan sebagai pendukung berkembangnya industri pariwisata. Berbagai jenis produk kerajinan yang cukup terkenal, seperti perak, gerabah, produk kulit dan batik, di samping obyek wisata itu sendiri, seperti candi prambanan, candi borobudur di Magelang, dan sebagainya, telah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun internasional. Coklat Monggo Bila ditelusuri lebih jauh, ternyata Yogyakarta juga memiliki banyak usaha kecil dan menengah pengolahan pangan yang tidak kalah terkenal dibandingkan dengan produk kerajinan. Makanan khas Yogyakarta seperti bakpia, gudeg, dan sebagainya, hampir bisa dipastikan banyak diburu wisatawan, terutama wisatawan lokal. Belum lagi berbagai panganan lain b
  • 9

    Feb

    Produk Olahan Berbasis Singkong Semakin Berkembang

    Singkong atau cassava sudah sejak lama dikenal masyarakat sebagai bahan baku untuk berbagai keperluan, salah satunya adalah sebagai bahan baku makanan olahan. Keripik singkong misalnya, panganan ini sudah lama menjadi makanan kecil atau cemilan yang banyak disukai orang. Bahkan, keripik singkong sudah memasuki pasar ekspor untuk dijadikan sebagai makanan ringan. Besarnya konsumsi masyarakat akan makanan olahan berbasis singkong, baik di dalam maupun di luar negeri, mendorong tumbuhnya wirausaha yang pada umumnya merupakan pengusaha kecil dan menengah. Namun, tidak menutup kemungkinan munculnya usaha besar yang memproduksi keripik singkong dengan berbagai cita rasa. Dalam kurun waktu belakangan ini, sejalan dengan berkembangnya teknologi dan berkembangnya inovasi serta kreativitas masyar
  • 8

    Feb

    Tas Lokal Berpotensi Masuki Pasar Ekspor

    Tas lokal berpotensi memasuki pasar ekspor tampaknya bukanlah sesuatu yang mustahil, tapi suatu kenyataan yang bisa ditelusuri di sentra-sentra produksi industri kecil dan menengah di berbagai Propinsi. Sebut saja misalnya Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai daerah tujuan wisata, ternyata dihuni sekitar 50 produsen tas dengan berbagai produk yang berpotensi untuk memasuki pasar ekspor. Dari 50 produsen tas yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya, terdapat industri kecil Manggar Natural yang memproduksi 25 jenis tas, terutama berbahan baku rotan dan pandan. Usaha ini yang dikelola oleh Yovie, seorang ibu rumah tangga, didirikan pada akhir Oktober tahun 2008 setelah dia melihat peluang yang masih terbuka, terutama ditingkat menengah ke bawah. Selain peluang pasar, dia mengaku kal
- Next

Author

Follow Me